Selasa, 30 Agustus 2022

Belasan Santri dicabuli Guru Ngaji di Padang Panjang

Terungkapnya aksi bejat oknum guru ngaji berinisial ZH di Padang Panjang yang diduga telah mencabuli belasan santri di bawah umur, merupakan sebuah kejadian yang mengejutkan dan menyedihkan. ZH yang juga bertindak sebagai pemilik rumah tempat belajar ngaji itu, diduga telah memanfaatkan kepercayaan orang tua korban dan akses mudah di rumahnya, untuk melakukan tindakan yang sangat tidak bermoral terhadap anak-anak yang seharusnya ia lindungi dan ajarkan tentang agama.


Korban pertama kali melapor ke orang tuanya setelah merasa tidak nyaman dengan perlakuan ZH yang meraba-raba tubuhnya saat mengaji di rumah tersebut. Tak berhenti sampai di situ, korban juga menceritakan bahwa ia dan belasan teman lainnya telah mengalami hal serupa dari ZH. Atas dasar itu, orang tua korban kemudian melapor ke polisi dan ZH pun ditangkap untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Kejadian ini memberikan dampak yang sangat besar terhadap komunitas di Padang Panjang, khususnya di kalangan santri dan pengajian. Selain merusak nama baik kegiatan pengajian dan kepercayaan orang tua terhadap guru ngaji, tindakan yang dilakukan ZH juga telah merusak masa depan belasan anak yang menjadi korban.


Diharapkan, kasus seperti ini tidak lagi terulang dan tindakan hukum yang adil diberikan kepada pelaku demi memperoleh keadilan bagi korban dan untuk memberikan efek jera bagi orang-orang yang berpikiran untuk melakukan tindakan serupa di masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Petinggi Pondok Pesantren di Lampung Selatan Jadi Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Santrinya

Seorang petinggi pondok pesantren di Lampung Selatan telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pencabulan terhadap salah seorang san...